Penerapan Securing Values Access Control yang Baik dan Benar
Dalam upaya memperkuat standar keamanan operasional, ARSA Indonesia menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) secara hybrid yang menghadirkan para praktisi terbaik dari berbagai lini—mulai dari operasional, Learning & Development, Quality Control, hingga tim Security.
Kegiatan ini difasilitasi oleh Tursino (General Manager Operation), Lia Pauling, Ester Zebua, dan Novy (Assistant Manager), serta menjadi wadah strategis bagi para praktisi lapangan untuk menyelaraskan standar operasional dan berbagi perspektif atas tantangan riil di lapangan.
Melalui metode diskusi berbasis kelompok, peserta dibagi ke dalam lima grup utama dengan fokus pembahasan yang spesifik. Pendekatan ini memungkinkan peserta tidak hanya membahas teori, tetapi juga menghasilkan solusi yang lebih tajam, aplikatif, dan berdampak langsung di area kerja.
Pembagian Grup Diskusi:
- Grup 1 – Area EMC Cibitung (Chief, Danru): Penguatan mindset, profesionalisme, dan sense of ownership security
- Grup 2 – Area EMC Graha Kedoya (Chief, Danru): Pemahaman securing values dan dasar access control
- Grup 3 – Area RS Prikasih (Chief, Danru, HSE, Trainer): Solusi dan perbaikan sistem access control
- Grup 4 – Area RS Lira & Area Bali (Chief): Identifikasi kendala dan tantangan operasional di lapangan
- Grup 5 – Area Indomarco Lampung (Chief): Implementasi access control dalam operasional harian
Berbagai insight penting yang dihasilkan antara lain:
- Pentingnya kesiapsiagaan dan ketegasan dalam menghadapi dinamika keamanan
- Konsistensi dalam penerapan SOP, termasuk pengendalian akses pengunjung
- Penguatan komunikasi dan profesionalisme personel security
- Optimalisasi pengawasan terhadap pihak eksternal dan situasi khusus di lapangan
- Pemanfaatan teknologi seperti patroli digital dan biometric system sebagai enabler operasional
Kegiatan ini diikuti oleh total 61 peserta, terdiri dari 50 partisipan daring (via Zoom) dan 11 partisipan luring di ARSAtech Room.
Seluruh pembahasan dan hasil FGD ini selaras dengan filosofi PAS (Patuh, Ahli, Sistematis)—di mana setiap personel dituntut untuk patuh terhadap prosedur, memiliki kompetensi yang mumpuni, serta menjalankan sistem keamanan secara terstruktur dan terintegrasi.
Dengan semangat continuous improvement, kegiatan ini menjadi langkah nyata ARSA Indonesia dalam menghadirkan layanan keamanan yang adaptif, profesional, dan berdaya saing tinggi di seluruh area operasional.





